ANGGARAN DASAR

&

ANGGARAN RUMAH TANGGA

LSM PeRISAI


BAB I

NAMA, DASAR, PENDIRI, PENGURUS & ALAMAT

Pasal 1

Organisasi ini bernama Lemabaga Swadaya Masyarakat (LSM) PeRISAI

Pasal 2

LSM ini berdasar Pancasila dan bukan underbow organisasi manapun

Pasal 3

Pendiri LSM ini adalah Makmur Hendrik, dengan membawa serta beberapa orang lainnya sebagai pengurus – sebagaimana tercantum pada akte notaris

Pasal 4

Pengurus LSM ini terdiri dari :

(1) Seorang direktur yang dijabat oleh pendiri

(2) Seorang atau lebih wakil direktur

(3) Seorang sekretaris

(4) Seorang atau lebih wakil sekretaris

(5) Seorang bendahara

(6) Seorang atau lebih wakil bendahara

(7) Seorang atau lebih anggota

Pasal 5

LSM ini beralamat di Jalan Kandis No. 13 B, Harapan Raya – Pekanbaru,

atau jika diperlukan, di suatu tempat lain yang akan ditentukan kelak.


BAB III

BANTUAN DAN KERJASAMA

Pasal 6

Dalam melaksanakan programnya, LSM PeRISAI dapat menerima bantuan dalam bentuk dana atau materi lainnya dari pihak manapun, dalam atau luar negeri,

yang sifatnya legal dan tidak mengikat

Pasal 7

Dalam melaksanakan programnya, LSM PeRISAI dapat menjalin kerjasama, dengan pihak manapun, dalam atau luar negeri, yang sifatnya legal dan tidak mengikat

Pasal 8

Penerimaan bantuan ditanda tangani oleh Direktur LSM PeRISAI atau diwakili oleh Wakil Direktur, bersama Bendahara atau Wakil Bendahara

Pasal 9

Dalam melaksanakan programnya, LSM PeRISAI dapat menunjuk pihak lain, baik sebagai Tenaga Ahli, Penasehat, Perencana, Pelaksana, Pembantu Pelaksana yang besar honornya berdasar kontrak atau perjanjian kerja.


BAB III

BENTUK-BENTUK KEGIATAN

Pasal 10

Kegiatan penyelamatan rimba dan sungai, dilakukan dalam bentuk:

(1) Mengadakan penyuluhan dan bimbingan di desa-desa yang masih memilik rimba

(2) Menanam lahan-lahan kosong / kritis / belukar dengan pohon atau buah-buahan.

(3) Mengadakan penyuluhan tentang manfaat kali bersih.

(4) Membentuk kelompok penyelamat rimba dan sungai, yang terdiri dari pemuda,

wanita, guru, pemuka masyarakat dll.

Pasal 11

Kegiatan pendampingan penyelamatan ulayat masyarakat adapt dilakukan dalam bentuk:

(1) Mengadakan penyuluhan dan bimbingan di desa-desa adat yang masih memiliki

tanah/hutan ulayat.

(2) Mendampingi masyarakat adapt berjuang untuk mendapatkan kembali hutan/tanah

ulayatnya yang benar-benar dicaplok pihak lain

Pasal 12

Kegiatan pendampingan masyarakat untuk melakukan aksi/gerakan anti-narkoba,

minuman keras dan judi dilakukan dalam bentuk:

(1) Mengadakan penyuluhan dan bimbingan di desa-desa, baik yang belum maupun

yang telah dijangkiti penyakit narkob, miras dan judi

(2) Membentuk kelompok anti-narkoba, minuman keras dan judi yang terdiri dari

pemuda, wanita, guru, pemuka masyarakat dll.

Pasal 13

Kegiatan lain untuk mendukung kegiatan yang terkait isu-isu rimba, sungai, ulayat,

narkoba, miras dan judi, dapat pula dilakukan dalam bentuk:

(1) Penerbitan buku, brosur, liflet dan atau seminar

(2) Pemasangan billboard dan spanduk

(3) Dialog, pemuatan artikel atau iklan di media cetak / elektronik


BAB IV

PERWAKILAN DAN CABANG

Pasal 14

LSM PeRISAI dapat melaksanakan langsung kegiatannya di provinsi

atau kabupaten / kota manapun dalam wilayah republik Indonesia

Pasal 15

Jika ditasa perlu LSM PeRISAI dapat membentuk Perwakilan di provinsi lain

yang dipimpin Kepala Perwakilan, dan atau Cabang di kabupaten / kota

yang berada di wilayah Provinsi Riau dipimpin Kepala Cabang

Pasal 16

Hubungan kerja antara LSM PeRISAI dengan Perwakilan atau Cabang

diatur dalam ketentuan tersendiri.

ooOoo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.